Minggu, 21 Juli 2013

Cerbung: Aku, Kau, dan Ibuku eps. 2

Pada ku ibu pun mulai bercerita tentang kisah panjang kesetiaannya.
"Anakku sayang, kamu adalah titipan terakhir dari Tuhan lewat perantara ayahmu!" kata ibu sembari membelai rambutku dengan kasih sayang. Penuh keharuan kami pun berpelukan dalam isak. Ku genggam tangan Ibu dan ku sandarkan kepalaku di dada hangatnya.
Pandanganku yang sedari tadi tertuju pada kerut-kerut penuaan di tangan ibu kini beranjak pada wajahnya yang berurai air mata kenangan. Sungguh tak sanggup aku menafsirkan derai itu. bulir bening yang terlalu deras mengucur. Mengisyaratkan demikian berat beban yang telah lama ia pendam sendiri. Sesal pun menggunung. Pertanyaanku hanya menorehkan luka lama di hati ibu. Menyibak jaras luka tirai usang drama kehidupannya di masa lalu. Oh, maafkan aku ibu. Ku seka air mata ibu lalu ku seka pula air mataku. Ibu pun kini kembali terkenang.
"Saat itu, ibu di jodohkan dengan seorang pemuda." Ujarnya seraya membuka mukenah yang sedari tadi masih saja ia kenakan hingga tampaklah rambut putih keabu-abuan. Sangat kontras dengan wajah tuanya yang keriput. Setiap kata itu ia ucapkan dengan kehati-hatian sedangkan aku hanya menjadi pendengar pasif yang tak tahu apa-apa tentang drama di balik layar masa lalu ibu dan ayahku. 
***
Ibu adalah seorang perempuan tak berpendidikan. Gadis lembut yang hanya tinggal bersama Inyiak (nenek) sejak ajal menjemput amaknya saat ia dilahirkan dan apaknya pun menikah lagi. Setelah ibu berusia belasan tahun, apak menjodohkannya dengan seorang pemuda bernama Lanca. Pesta pernikahannya pun tergolong mewah. Jelas saja Apaknya Pak Sutan baru saja menerima uang tulak yang cukup besar dari tempat ia bekerja.
Ibu dan Lanca yang kelak juga akan menjadi ayahku itu memperoleh 5 orang anak hasil buah cinta mereka. mereka membesarkan anak-anak itu bersama. Keluarga perempuan yang hingga kini terbiasa ku panggil Ibu sangat harmonis bersama suaminya yang hanya bekerja sebagai agen di terminal.

"Siiii......" Panggil ayah (bersambung...)

 

9 komentar:

  1. mantp...
    kakak..

    episode selnjutnya janagn lupa ea..

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasi ya.... insyaallah hari selasa/ rabu depan sambungannya! :)

      Hapus
  2. alur ceritanya mantap kak..
    sangat mengharukan. .
    kapan nih sambungannya..??
    ditunggu ya kak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. insyaallah selasa/ rabu depan do... makasi ya! :)

      Hapus
  3. makasi kak ami....

    All: ikuti ceritanya yaa... :)

    BalasHapus